4 Rekomendasi Framework Untuk Membuat Aplikasi Android

Crewnesia - 4 Rekomendasi Framework Untuk Membuat Aplikasi Android

Crewnesia - Dalam dunia pemrograman ada banyak sekali istilah, namun pada kesempatakan kali ini saya akan membahas salah satu dari istilah tersebut yaitu framework. Mungkin sudah tidak asing lagi di kalangan para programming yang baru maupun yang sudah lama berkecimpung di dunia pemrograman. 

Apa Itu Framework

Framework merupakan sebuah kerangka kerja yang berfungsi untuk mengembangkan sebuah aplikasi berbasis website maupun aplikasi. Framework sangat membantu bagi developer dalam penulisan sebuah code agar terstruktur dan tersusun rapi.

Buat kalian yang ingin membuat sebuah aplikasi Android atau IOS berikut 4 Rekomendasi Framework yang bisa kalian gunakan dalam mengembangkan aplikasi kalian.

1. React Native

Crewnesia - Reacr Native

React Native merupakan sebuah framework yang digunakan untuk membuat sebuah mobile app  dengan dua sistem operasi sekaligus, yaitu Android dan IOS. React Native sering disebut juga sebagai cross-platfrom network yang kalian bisa gunakan untuk membuat sebuah aplikasi diberbagai platform, yaitu Android dan IOS.

Kelebihan React Native

  • Kode yang digunakan lebih mudah
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa framework yang satu ini cocok bagi para web developer dalam memudahkan perkerjaan mereka. Bahwasannya code yang digunakan lebih mudah dan simpel yang akan membuat kalian sangat familiar dengan framwork ini.
  • Banyak digunakan perusahaan besar
Perlu kalian ketahui bahwa framework ini tergolong baru tetapi sudah digunakan oleh banyak perusahaan besar. Contohnya seperti Facebook, Instagram, Tesla, Walmart, AirBnB, dan Baidu ternyata sudah lama menggunakna framework ini.
  • Lebih hemat anggaran
Framework satu ini sangat cocok bagi para developer yang ingin menghemat anggaran pengeluaran. Jika kalian ingin mengembangkan sebuah aplikasi, kalian hanya perlu mempelajari JavaScript yang sekaligus bisa dijalankan pada dua sistem, operasi sehigga kalian hanya perlu menggunakan satu developer saja.
  • Cocok bagi para StartUp
Bagi kalian para startup, framework ini bisa menjadi pilihan kalian yang tepat untuk membuat sebuah aplikasi kalian. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa kalian tidak perlu menggunakan 2 developer untuk membuat sebuah mobile apps.

Kekurangan React Native

  • Performa yang terbatas
Performa menjadi salah satu faktor penentu bagi sebuah platform atau aplikasi dapat diandalkan dengan baik. Sebagai framework yang terbilang baru sering sekali dipertanyakan oleh beberapa web developer mengenai perfoma framework tersebut.
  • Platform yang dibutuhkan
Kelemahan yang kedua yaitu tentang platform yang dibutuhkan. Seperti yang telah kalian ketahui, untuk membangun serta mengembangkan sebuah mobile apps untuk IOS seorang deverloper perlu menggunakna perangkan MacOS.
  • Perkembangan JavaScript sangat cepat
Perlu kalian ketahui bahwa JavaScript merupakan salah saatu kelemahan dari framework ini, dikarenakan javascript memiliki perkembangan yang sangat cepat sehingga menimbulkan efek tersendiri dari framework tersebut.

2. Flutter

Crewnesia - Flutter

Flutter merupakan sebuah framework untuk mobile yang didesain dan dikelelo oleh Google sendiri. framework ini dirilis pada tahun 2017 dan telah digunakan sekitar 30% oleh para developer. Framework ini merupakan framework open-source  mobile SDK UI yang dikembangkan oleh Google. Framework ini menggunkan bahasa Dart.

Kelebihan Flutter

  • Penulisan kode yang cepat
Salah satu kelebihan utama dari framework ini yaitu penulisan kode yang lebih cepat sehingga sangat membantu meringankan pekerjaan para developer. Selain itu framework ini memiliki kelebihan lain, yaitu Hot Reload yang berfungsi untuk membuat perubahan pada kode dan bisa melihat langsung pada aplikasi. Sehingga mempermudah developer yang ingin menambahkan fitur, memperbaiki bug, dll.
  • Satu kode untuk 2 platform
Framework ini merupakan teknologi yang bermanfaat untuk membuat serta mengembangkan sebuah aplikasi antar platform hanya dengan satu baris kode saja. Pasalnya dengan satu baris kode maka bisa dihasilkan pada aplikasi Android ataupun IOS sekaligus. Framework ini tidak bergantung pada platform karena telah memiliki widget dan desainnya sendiri, jika kalian ingin membuat sebuah perbedaan pada aplikasi Android ataupun IOS, kalian bisa melakukannya dengan sangat mudah.
  • Tampilan desain yang sangat menarik
Kelebihan selanjutnya pada framework ini adalah kemudahannya dalam hal membuat sebuah tampilan desain aplikasi menjadi lebih menarik. Selain itu juga framework ini menyediakan sebuah widget yang menarik supaya dapat disesuaikan dengan mudah dan tampilan aplikasi menjadi lebih menarik dan bagus.
  • Mudah dipelajari dan digunakan
Seperti yang sudah dijelaskan bahwa framework ini menggunakan bahasa pemrograman Dart. Rupanya bahasa pemrograman tersebut memiliki syntak yang cukup mirip dengan Java atau C++ sehingga mudah dipelajari oleh pemula.

Kekurangan Flutter

  • Ukuran file yang besar
Ukuran file merupakan salah satu kelemahan dari sebuah aplikasi yang akan kalian kembangkan jika menggunakan framework ini, bahwasannya ukuran file tersebut cenderung lebih besar dibandingkan dengan aplikasi yang dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman java dan kotlin. Jika dilihat dari sudut pandang pengguna tentu tidak terlalu suka dengan aplikasi yang memiliki ukuran terlalu besar.
  • Library belum terlalu lengkap
Kekurangan selanjutnya dari framework ini adalah dari sisi library yang masih belum terlalu lengkap jika dibandingkan dengan framework native development. Meski begitu framework ini telah didukung oleh Google sehingga bisa kita prediksi bahwa mereka akan terus meningkatkan library dari framework tersebut sehingga memberikan kemudahaan bagi penggunanya.

3. Ionic

Crewnesia - Ionic Framework

Ionic merupakan sebuah framework aplikasi mobile yang berbasis HTML5 yang bersifat open-source dan dapat digunakan untuk mengembangkan sebuah aplikasi mobile hybird. Maksud dari Mobile Hybird sebuah aplikasi mobile yang sekali dikembangkan bisa digunankan oleh aplikasi Android dan IOS.

Kelebihan Ionic

  • Lisensi open source
Framwork ini memiliki lisensi open-source sehingga kalian bisa lebih bebas untuk mengembangkan sebuah aplkasi yang kalin buat.
  • Menggunakan beknologi baru
Framework ini memanfaatkan AngularJS untuk implementasi logicnya dengan memadukan antara HTML5, CSS3, dan JavaScript
  • Hanya untuk versi android 4 sampai terkini
Kalian bisa melihat ini sebagai kelebihan atau kekurangan, karena framework ini berfokus pada pengembangan versi android sehingga kalian tidak terlalu memikirkan kompatibilitasnya.

Kekurangan Ionic Framework

  • Tidak cocok untuk App berkinerja tinggi
  • Bukan untuk pengembangan aplikasi game

4. Xamarin

Crewnesia - Xamarin Framework

Xamrin adalah sebuah kerangka kerja untuk mengembangkan sebuah aplikasi android yang menawarkan satu bahasa C# dan Runtime, selain itu juga framework ini menggunakan HTML dan JavaScript. Sejauh ini Xamarin merupakan kerangka kerja yang sering digunakan oleh para pengembang sehingga popularitas dan permintaannya terus meningkat.

Kelebihan Xamarin

  • Banyak manfaat yang bervariasi
Framework ini telah menawarkan layanan cloud dan dukungan pelatihan dengan langganan standar, kalian bisa mendapatkan perangkat lunak dan manfaat yang kalian perlukan, termasuk akses ke perangkat lunak Microsoft untuk melakukan pengembangan dan pengujian.
  • Open Source
Lisesnsi framework ini telah tersedia dibawah lisensi MIT SDK Xamarin, Xamarin.Form, dan Momo runtime yang pastinya akan mendukung pengembangan jauh lebih efektif, strategis, dan praktis.
  • Memanfaatkan kekuatan cloud dan azure
Kalian bisa membuat sebuah aplikasi android cerdas yang berbasis cloud yang dapat berkembang seiring dengan pengguna aplikasi kalian.
  • Dapat dikembangkan di Windows atau Mac
Dengan IDE kelas dunia pada OS yang kalian gunakan memungkinkan untuk menggunakan Visual Studio. IDE berfitur lengkap dan dapat digunakan di Windows ataupun Mac. Keduanya menawarkan Desain UI, pengeditan kode yang sangat efisien, alat debugging, dan masih banyak lainnya.

Kekurangan Xamarin

  • Keterbatasan Library Open Source
Dalam merancang sebuah aplikasi, tentunya perlu membutuhkan komponen yang bukan menjadi standart dalam pembuatan sebuah aplikasi, misalnya seperti QRCode, Maps, dll. akan tetapi dalam framework ini dalam pengembangan library sangat terbatas dan hanya bisa menggunakan library dari framework tersebut. Walapun begitu library xamarin sendiri terbilah sudah cukup lengkap dari mulai maps, payment proses, dll.

Kesimpulan

Beberapa framework diatas merupakan sebagain dari banyaknya framework yang sering digunakna oleh para developen aplikasi dan pengembang aplikasi. Maka dari itu saya merekomendasikan beberapa framework yang sudah cukup dikenal luas oleh para developer maupun pengembang aplikasi dan tentunya memiliki komunitas yang sudah cukup banyak. Jadi buat kalian yang belajar Aplikasi maka bisa mencoba framework diatas untuk mempermudah kalian dalam pembuatan aplikasi. Terima kasih, semoga framework yang saya rekomendasikan bisa bermanfaat bagi kalian.